Orang sering menyebut mimpi. orang sering mengaku memiliki impian. orang sering mengatakan, gantung impian setinggi bintang. tetapi apakah ada yang sadar, apakah mimpi mereka sudah benar?
benar bukan berarti sesuatu yang dinilai dengan logika 0 atau 1. Manusia tidak sedang hidup dalam dunia digital. Inilah dunia nyata. Dimana dalam realita dapat merasakan sakit, sedih, kecewa, dan kehancuran. begitu pula sebaliknya. namun, realita sering kali membuat lupa kita dengan sesuatu yang bernama "impian". faktanya, saya sendiri mulai lupa, bagaimana saya pernah bermimpi. Dan apakah saya pernah memiliki impian?
Impian adalah tujuan. Seperti sebuah mesin melakukan tugasnya, manusiapun punya tujuan ketika dia diciptakan, untuk apa dia dilahirkan didunia. dari apapun bentuk yang ada didunia, dari seekor semut, hingga dinosaurus, dari debu, hingga bebatuan, dari bintang, hingga galaksi, mereka memiliki peran masing-masing. Bayangkan, mesin yang rusak akan kehilangan fungsinya. Begitu pula dengan kita. Manusia hanya perlu memperbaiki diirinya hingga, ia akan mengetahui, apa yang menjadi impiannya. Meski untuk bersusahpayah dalam mewujudkannya, meski terjadang merasa terjatuh dalam liang terdalam, meski hidup terasa bosan dalam penantian, hidup tetap akan terus berjalan, dan hanya impian yang menjadi tujuan hidup. karena hidup anda, adalah kesempatan yang tak ternilai.
Inspire by Hugo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar