Tampilkan postingan dengan label Senandung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Senandung. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Maret 2014

Terkoyak Waktu

Terkoyak Waktu

Dentum hati yang membangunkan,

Menampar segala kelelahan..
Terambing oleh kabut, menyikap cahaya yang gelap
Ingin kaki menginjak, menjemput segala dalam buaian
Merenungpun telah habis, terenggut oleh pedang tajam

Pergi! Teriak penuh kemunafikan
Tampak dirinya memantul dari hati
Seakan menantang, menunjuk satu bintang
Bintang itu, kini mulai mencair... menetes oleh panasnya kalbu

Ingatkah kau ketika bias langit kala itu
Ingatkah kau tentang hari langit berwarna biru
Ingatkah kau bagaimana memikul pilu, berwarna ungu
Ingatan, Sebuah janji dalam bonkahan emas yang berkilau

Namun, engkau bukan lagi Engkau

Wid

Senin, 19 November 2012

Yang ia ingin ketahui

Yang ia ingin ketahui


Langit gelap yang memisah daratan dengan sang bintang
mendung terurai memikat embun dan lentera
Menghentak segala kekakuan dalam otot kehidupan...
Dia yang menjadikan....

Yang ia tahu, hanya bagaimana memetik buah
Yang ia ingin hanya melihat bunga itu bermekaran
Tak pernah tahu apa itu derita
Tak pernah ingin mengetahui mereka layu

Sang bocah, dengan dawai gitar patah
Memaksa mengerti melodi Sang Pencerah
Namun ia sangat mengerti
Mengapa jalanan begitu menggenang,
Membanjiri segala keingintahuan
Seandainya mereka menyaksikannya
Wid, 19,11,12,5:36

Kamis, 14 Juli 2011

Tak ingin lekang waktu

Pernah suatu ketika berfikir, mengapa aku seperti ini
merengek dalam tangis, meratap dalam pedih
semua itu.... tak ubahnya seperti fase(kepongpong) dalam bermetamorfosis
dulu, dahulu yang pilu
dulu, dahulu yang melankolis
dulu, dahulu yang cengeng
dulu, dahulu.... aku


Pernah ingin melontar kata memecah layar kaca, tapi tak mungkin
karena suaraku tak begitu lantang meneriaki diriku sendiri...
Enyahlah!!!
Enyahlah segala kegalauan dari diriku!
aku, aku bukan seperti ini....


aku, bukanlah aku yang aku ingini....
aku, dalam setiap kenangan manis pahit tak akan pernah lekang
aku, diriku adalah apa yang aku cari...
aku, tentang belajar memaknai karuniaMu...


Entah,
Entah,  sampai kapan aku bertahan seperti ini...
jika memang diriku seperti ini,,
maka jadilah aku seperti yang Engkau harapkan kepadaku
Engkau akan selalu menuntun hati yang bimbang akan jalan lurusmu
Engkau,, jika memang adalah untukku,,


aku ingin mempergunakan hati ini dengan bijak


widz

relungku...

bagaimana ku melangkah, jika lupa bagaimana berjalan
bagaimana ku melihat, jika lupa bagaimana membuka mata
bagaimana ku tertidur, jika lupa bagaimana ku bermimpi...

semua langkah bersama hasta deminya
mengumumkan kegelisahan membuka
ingin berlari, menuai hati yang terikat
aku... tak ingin mati begini



widz

the way back...

bagai menoleh muka kedalam,
dibalik renungan masa silam
merengguh kenangan yang tenggelam
kian menitik jejak terulang
mengulang masa emas tumbuh dengan subur
janji itu, tak lagi mengemasi setiap pembicaraan....

perahu itu sungguh memberikan jalurnya
desir derau dan gayuhnya saling menyambung
seraya berbicara kepada air tentang kejadian
"kau tak layu dalam rambahmu?"
tanyanya yang begitu terbuai jalan memberikan dorongan
"tidak! aku tak akan pernah berhenti meski ku hanyutkan aku"

awanpun memintal setiap jeritan langit...
itulah masa-masa tersulit... masa masa hujan penuh buih
rapuh, tak mampu memahami Khalik memadu pelik
segala pengetahuan, tak akan berbuah tanpa siraman
siraman tak akan pergi berlalu tanpa jiwa...



widz

Hantu berselimut buai

Cinta membimbingku mendekati-Mu namun kemudian kegelisahan membawaku menjauhinya.
Aku telah meninggalkan pembaringanku, cinta,
karena takut pada hantu kelupaan yang bersembunyi di balik selimut kantuk.
Bangun, bangun, cintaku, dan dengarkan aku.
Aku mendengarkan-Mu, kekasihku!
Aku mendengar panggilan-Mu dari dalam lautan dan merasakan kelembutan sayap-sayap-Mu.
Aku telah menginggalkan pembaringanku dan berjalan di atas rerumputan.
Embun malam membasahi kaki dan keliman pakaianku,
di sini aku berdiri di bawah bunga-bunga pohon Almond, memperhatikan ruh-Mu.


by K.G.

...Yang lain

Tak henti kaki ini berlalu dari sekian panjang tidur 
akan merajut setiap mimpi yang hilang..
lalu apa mampu? mimpi itu sudah hancur...
mimpi itu sudah hancur oleh solah tingkahmu sendiri!!

bukan aku! aku tak merasa merangkaimu! kah
aku yang lalu hanyalah madu tidur dalam kenangan
aku yang lalu hanyalah sebuah angan yang terlupakan
aku selalu ada dalam kegelapanmu!

aku tak memintamu
aku juga tak memintalmu
rajutanmu adalah buah dari segala kegelapanku
aku ingin segera berlalu

berlalu dalam pedih
berlalu dalam untai mimpi buruk bersenandung selalu
hanyut oleh sakitnya perisai nyatanya tak akan mampu
pilah dari segala arasa
remuknya segala jiwa
pintar sekali mereka mempermainkan cakrawala ini...

bagai segenggam tanah
gelap dan kering...
akan kah berlalu dengan sapuan airMu?
hanya aku dan aku

Pujian bagiMu

Wahai... demi tujuh lautan dunia yang membentang hambaran malam....
demi bintang-bintang yang menerangkan langit dan kuasaMu...
Engkau.. bagai hamparan pasir sahara,, yang tak kan sanggup aku menghitungnya
tatkala menyangsikanMu,,

Kau...  Kau yang menyandang gelar Itu,,,
tiada sifat terpuji didunia yang bukan berasal darimu...
Kau..   mereka semua tidak ada pemilik selain diriMu...
Kau...  yang tak kan berani orang memandangMu sebelah mata...
karena Kau tak pernah pula melakukannya...
Kau...  bagaikan hamparan samudra,, yang meski aku sanggup menghabiskannya..
aku tak akan sembuh dari rasa haus ini...

tapi kenapa? kenapa Kau tak mau dikritik?
Kau... dan didalam jalanMu tersimpan sesuatu...
Kau luapkan marahMu padaku...
saat aku mencoba mengertiMu?
Kau... yang memiliki segala sifat terpuji itu....
tergoyah oleh cacimakiku??

aku hanya ingin mencariMu...
menelusuri jalan yang sedikit berbeda, tetapi bukan untuk mengejutkanMu...
karena didalam jalan mereka,,,, aku akan melihat pandangan yang berbeda
mengenai jalanMu,,,
tak pernah sedikitpun aku menyangsikanMu...
aku,,, seperti ini hanya untuk lebih dekat denganMu..
karena Cintaku padaMu

widz

Minggu, 06 Maret 2011

Kelanaku, mencariMu


dalam desir hembus semiir samudra ditepi itu,
mengharapMu, mendengar seruan panggilan ini,,
sendiri, berteman sepi berjalan menyusuri tepian kehidupan
ingin ku lihat cahaya itu menunjukku,
ingin ku gapai kemudian lalu ku urungkan kembali,
hati kecil berteriak... Akankah cahaya ini untukKu?

tetapi tidak.... aku belum juga mendapatinya
aku belum juga melihat tandaNya
kemana lagi langkah ini harus ku pilih?
kemana lagi?
ditengah langkah itu, 
ku sujudkan kembali dahiku dihadapanMu...
"Betapa Engkau memberikan karunia kepadaku,, Terimakasih..."
isakku, sadarku temukan mauku...

ribuan langkah, melampaui mampuku
hanya tuk dapati...
aku sama sekali tidak pernah beranjak dari tujuanku...

diri ini,, didalam relungku.... akulah tujuanku melangkah...
akulah cahaya itu bersembunyi...
mengapa ku berusaha berpaling dariMu?
Engkaulah cahaya, kau titipkan didalam yang tersembunyi...
Kau tata sedemikian rupa,, hanya tuk buatku bersujud kepadaMu,,
Sang Penitip Hati,,,
aku rindu Engkau, Sang Penuntun Jiwa....
Ku ingin....


                                                                                   (My destiny is My own)

Kamis, 13 Januari 2011

Jika matiku.... esok



Dikala mataku hendak memejam malam
Kuharap ku berhenti... berhenti mendetak nadi
Dikala mimpi, hanyut kalut oleh pengembaraan
Kuharap ku lari... lari memaksa sadarku pergi
Karna ku tak mengerti... percakapan mereka
Kapuk yang lapuk berat meniti
Kian merana dalam pelarianku

Karna ku tak mampu memahamiMu
Jika memang Kau mendengarku
Karena ku takkan menyamaiMu
Jika memang ku mengertiMu
Sungguh, langit bumi tiada kuasa bergetar...
Mendengar namaMu

Kulelahkan tubuh ini, berbaring lemas tiada sakti
Menanti sisaku, aku semakin tak kuasa
Menentukan arahku, dan jalanpun mati..

Tuhan, Jika sadarku tak lagi berguna..
Tuhan, Jika mimpiku menuai indah dalam kenangan
Tuhan, Jika matiku.... esok
Aku senang, untuk berlari ke arah Mu....



Exchange 2010 SP3 PrepareAD error “The well known object entry with the GUID”

Currently we are going to upgrade Exchange 2010 SP1 to Exchange 2010 SP3 which is one of the step is preparing AD. But in the mid of proces...