Jumat, 31 Januari 2014

"Sayang banget ilmunya ga kepake" katanya

Soto ayam, menu favorit saya ketika sarapan disaat saya masih tinggal di lab skripsi. Memang, anak-anak elektro yang kebanyakan ambil program studi Instrumentasi dan Kontrol (biasa juga disebut anak instrumen) kalau mengerjakan skripsi biasanya ambil meja di lab skripsi. Ada yang pulang pergi setiap hari, karena mungkin kosan mereka dekat dengan kampus, ada juga yang tidur di lab skripsi. Kalau saya, memang kebetulan rumah tidak begitu jauh dari kampus. Mungkin sekitar 20 menit jika menggunakan angkot. Tetapi sungguh merepotkan jika harus bolak balik lab-rumah setiap hari sedangkan saya tidak ada kendaraan pribadi (ada sih, Vespa tua penuh kenangan itu). Jadi, ya mau tidak mau saya putuskan untuk tidur di lab skripsi bersama yang lainnya.

Suatu hari ketika kelaparan mulai menghujami, saya dan seorang teman memutuskan untuk sarapan soto ayam Miki. Saya menyebutnya soto ayam Miki, karena sang penjual berada disebelah Gereja Santo Paulus Miki, salah satu gereja katolik di Salatiga. Waktu itu kami sedang membahas suatu hal. Memang, kami sering bertukar pikiran.. entah soal kuliah, soal agama, soal kehidupan, banyak hal yang selalu bisa kami ceritakan. Meskipun, kami berbeda kepercayaan tak menghalangi kami untuk saling menghargai, terbuka dan lebih toleran. 

Gua emang salah apa??

Pernah suatu ketika ada sebuah kejadian dalam sejarah kehidupan saya yang ga akan bisa dilupakan seumur hidup. Yup. Everyone have their own story, right?. Untuk diri saya ketika membaca tulisan ini suatu saat nanti, jangan pernah melupakan masa lalumu!

OK, langsung saja. Cerita dimulai ketika saya duduk di bangku perkuliahan. Orang bilang, masa paling indah itu masa sekolah. Masa-masa labil itu ada diwaktu SMA. Kalau pengalaman saya sendiri, masa labil itu justru masa kuliah. Yup. Saya baru mengerti betapa banyak masalah dalam kehidupan, betapa banyak kegundahan dalam kehidupan, betapa terasanya bahwa manusia itu hanya seonggok daging yang sebenarnya tidak ada gunanya! Banyak hal yang saya anggap kesialan, nasib buruk dari kuliah yang ga lulus-lulus, dicemooh tetangga, masalah keuangan keluarga, hingga percintaan (halah).

Kamis, 05 September 2013

Yang penting niatnya, kan?

Suasana siang yang panjang dan terik. Menunggu dosen untuk bimbingan adalah kegiatan yang paling membosankan. Waktu itu saya kembali ke lab skripsi untuk menunaikan shalat dhuhur, sebari menghindar dari antrean masa(MAhasiswa Skripsi tuA2) yang sedang menunggu giliran bimbingan. Selesainya shalat langsung bergegas kembali ke kantor dosen untuk kembali ikut mengantre. Waktu itu hanya tinggal dua orang, saya dan seorang kawan. Kebetulan dia noni(maaf, tidak ada muatan sara) dan mungkin untuk memenuhi rasa penasaran dia bertanya.. "habis shalat ya. Kalau aku pegang kamu, wudhu lagi dong? (kebetulan dia cowok)"

Ya enggak lah, situ kan bukan cewek. Lagian emang dirimu najis? Kemudian dia kembali bertanya.. "emang cewek najis?"

Saya pun menjawab, bukan gitu juga. Cewek cowok bukan muhrim menurut syarat sah wudhu kalau bersentuhan itu katanya membatalkan wudhu.

Dengan raut tertantang dia kembali bertanya "bukanya kalau ibadah itu yang penting adalah niatnya? Terus ngapain donk harus berwudhu? Sekarang saya tanya, lebih penting mana antara hati yang suci atau tubuh yang suci?"

Pertanyaan yang cukup menggelitik yang bikin aliran darah makin kenceng, lebih kenceng daripada harus ketemu dosen pembimbing.. Haha

Kemudian saya pun bertanya balik.
Kamu kalo habis buang air langsung makan ya?

"ya cuci tangan dulu lah, buat syarat aja sih.. "

Terus, ngapain harus cuci tangan. Bukannya yang penting niatnya?

Suasana menjadi senyap... Krik2

Laki itu....?

Pernah disuatu sore ketika coffee break, para personel pun turun untuk sekedar menghisap sebatang dua batang rokok.  Biasa, di tempat kerja saya break bisa dua kali, saat makan siang dan menjelang magrib. Yah, begitulah kehidupan di dunia IT. Larut malam baru pulang, itu sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Waktu itu break ditemani segelas kopi hitam hangat yang telah dipesan sebelumnya.

Beberapa lama kami mengobrol kiri kanan, atas bawah ga jelas...  Ada seorang teman yang nyelonong mengatakan... "wuis, kayanya si wiji lagi demen kopi item nih", haha saya jawab aja inilah laki. Laki itu ga takut minum kopi. Ada lagi yang nyeletus.. "iya,  laki sih.. Tapi kurang rokoknya!, Lagian cuma engkong2 yang doyan kopi"
Waktu itu spontan saya jawab. Laki itu ga harus ngerokok. Orang ngerokok belum tentu berani minum kopi. Buktinya, liat aja kalian pada ngerokok tapi ga ada yang berani minum kopi kan?

Spontan seorang teman lantas meminum kopi yang saya punya sebari mengatakan, "emang lu doang yang berani minum kopi"

Ahahaha,,, ketahuan sekarang siapa yang kemayu. Bagi saya, laki itu adalah cowok yang tak pernah takut dikata banci. Terbukti. Hanya demi disebut laki, seorang teman sampai dibela2 menelan ludah sendiri. Sekarang siapa yang engkong2? Saya? Atau orang yang tidak berani menerima kenyataan dirinya adalah banci sejati?

Pernah suatu ketika, ada orang mengatakan. "eh, lu belum bisa dikatakan IT sejati kalo lu ga ngerokok!"  Jyah, berarti banci itu orang IT donk. Liat aja hampir semua banci adalah perokok.

Atau... Orang IT itu banci??

Laki itu.... Yang berani dibilang ga laki

Life is(n't) a choice?!

Sabtu, 17 Agustus 2013

Pixel yang memberi makna

Ah, sudah berapa lama tidak membuka blog dan menuangkan sampah sampah yang berceceran didalam kepala. Tiba-tiba saja teringat kejadian beberapa tahun yang lalu ketika masih mengenyam pendidikan di bangku perkuliahan. UKSW tercinta. Setiap tahun ajaran baru, fakultas kami selalu mengadakan acara malam temu bersama seluruh angkatan. Acaranya sih ditujukan untuk menambah keakraban setiap angkatan dan antar angkatan.. maklum, kami adalah orang teknik yang biasa hanya berteman baik dengan solder dan tenol. Yah, bisa dibilang teman bobok kita lah.. Oleh karena itu selalu diadakan acara kumpul malam untuk mempererat tali persaudaraan diantara kami, orang-orang teknik yang seakan selalu diingatkan bahwa ada teman-teman lain (dari golongan manusia) disekitar kita. Hidup bukan hanya untuk memikirkan solder dan tenol saja. (Kadang-kadang setrika juga jadi teman kalau lagi nyablon... LOL)

Sabtu, 29 Juni 2013

Logika atau Nurani? (just some stupid question)

Makin ga ngerti nih sama dunia yang aku tinggali ini. Makin banyak saja yang tak sejalan dengan logika bahkan nurani. Dunia yang serba terbalik. dimana yang benar terlihat salah dan yang salah menjadi benar. orang dengan segala usaha untuk berbuat baik seperti tidak mendapat kesempatan. Orang mengaku beriman tetapi bangga melakukan dosa. Orang miskin malu dengan kemiskinannya, orang kaya makin haus dengan harta. 

Yang ingin ku tau, apakah memang hidup harus seperti itu? 

Just some stupid question..... 

Minggu, 10 Februari 2013

Build Domain Controller (DC) In Windows Server 2008 R2 (Part II)

In previous article we have discuss about step by step build a Domain Controller in Windows Server 2008 R2. Now we will continue with DNS settings.
Go to “Start” menu –>Administrative Tools-> click on "DNS (menu item)"
clip_image002
Problem Step 3: (1/31/2013 2:57:39 AM) User right click on "Reverse Lookup Zones (outline item)" in "DNS Manager"
clip_image003
Problem Step 4: (1/31/2013 2:57:40 AM) User left click on "New Zone... (menu item)"
clip_image004

Exchange 2010 SP3 PrepareAD error “The well known object entry with the GUID”

Currently we are going to upgrade Exchange 2010 SP1 to Exchange 2010 SP3 which is one of the step is preparing AD. But in the mid of proces...